Profile Madrasah
Sejarah Singkat Madrasah
Berawal dari tekad luhur Romo Kyai H. Abdul Hannan Ma’sum, Pengasuh Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum, untuk menghadirkan lembaga pendidikan formal yang dapat menyelaraskan sistem pendidikan pesantren dengan pendidikan umum. Meski pada awalnya niat tersebut belum terwujud karena keterbatasan akses dan waktu, pesantren tetap berkomitmen dalam membentuk karakter santri berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Hadits.
Seiring berjalannya waktu, jumlah santri yang terus meningkat dan dorongan dari masyarakat serta wali santri mendorong lahirnya gagasan kuat untuk mendirikan pendidikan formal tingkat pertama (SMP/MTs). Tujuannya adalah menciptakan kenyamanan, efisiensi, serta mengintegrasikan pendidikan umum dan agama dalam satu lingkungan pesantren.
Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan dan dukungan dari banyak pihak, berdirilah Madrasah Tsanawiyah Futuhiyyah (MTs FU) pada 20 April 2022. Madrasah ini resmi diakui melalui Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Nomor 722 Tahun 2022, dan diresmikan pada 18 Juli 2022 oleh Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Fathul Ulum. Pada awal pembelajarannya, MTs Futuhiyyah menerima 135 siswa.
MTs Futuhiyyah hadir sebagai wujud dari komitmen Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum dalam menanamkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sekaligus menyelenggarakan pendidikan formal yang berkualitas. Dukungan masyarakat yang mayoritas Muslim terhadap MTs Futuhiyyah sangat besar, terbukti dari banyaknya putra-putri yang tidak hanya menjadi santri di PP Fathul ‘Ulum, tetapi juga menempuh pendidikan di MTs Futuhiyyah.
Everyday at the Campions School is like a blessing with the active students and talented staff members around.
Romo Kyai H. Abdul Hannan Ma’sum – Pengasuh Pondok Pesantran. Fathul ‘Ulum
Visi Madrasah
“Menjadi Madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan, untuk membentuk generasi Rabbani yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi.”
Misi Madrasah
1. Menerapkan kurikulum yang seimbang antara pengetahuan umum dan keagamaan, dengan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif.
2. Membina dan mengembangkan potensi siswa secara optimal melalui berbagai kegiatan intra dan ekstrakurikuler.
3. Menyelenggarakan pendidikan yang menekankan pada pengembangan akhlak mulia dan kepribadian Islami.
4. Membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif untuk proses belajar mengajar, dengan fasilitas yang memadai
5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru dan staf.
6. Membangun kerjasama yang baik dengan orang tua siswa, masyarakat, dan stakeholder lainnya dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan.
